
Kabar terbaru yang cukup menggembirakan. Berita terbaru yang bener² semoga berpihak kepada rakyat. Katanya BBM akan turun.. Mmm.. Pertanyaannya Kenapa baru sekarang? Bukannya harga minyak sudah turun beberapa tahun yang lalu? Kenapa juga baru diisukan sekarang, ketika kita menuju ke Pemilu 2009??? Ada apa ya??
Sekilas kalo kita lihat, mungkin kita sedikit bisa bernapas lega, karena kebayang kan kalo harga BBM yang semula dari 2000 rupiah bisa naek hingga 6000 atau sekitar 300%... Semenjak dari pemerintahan SBY dan JK, kenaikan harga BBM selalu menjadi topik utama mereka, bahkan hamper setiap tahunnya, tapi ketika pemerintahan mereka mau berganti, Harga BBM pun diturunkan?? Ada dagelan atau gimana ya??
Mungkin kita bisa bersikap positif aja, wong kita kan wong cilik katanya.. Dulu dikatakan BBM dinaekkan karena subsidi premium lebih banyak digunakan oleh orang² yang kaya. Sempet juga terpikir, Kalo memang subsidi untuk orang kaya dikurangi, kenapa gak dimulai dari Pajak barang mewah yang dikenakan biaya sampai 300%?? Bukankah kalo kita liat pengguna premium dan minyak tanah lebih banyak digunakan oleh orang menengah?
Bisa juga Pemerintah sudah tidak kuat lage untuk menahan Anggaran Negara yang terus membengkak seperti sapi perah yang udah kurus tapi diperah terus..
Padahal kalo kita perhatikan sejak diberlakukan BBM (premium khususnya) yang naek hingga 300%, berapa banyak kendaraan yang ada sekarang? Saya yang tinggal di Cirebon aja bisa ngeliat, tingkat kenaikan laju kendaraan di Cirebon cukup besar sekarang ini.. Orang² tidak perduli senaek apapun BBM, bagi mereka mempunyai kendaraan pribadi lebih baek dan lebih murah daripada kendaraan umum. Jadi subsidinya ke arah mana? Mungkin dengan BLT (Bantuan Langsung Tunai) ataupun berobat gratis? Mmm bisa juga diterima akal, tapi kalo diperhatikan, uang 300 ribu ataupun 500 ribu apa bisa mengatasi kondisi yang naek sampai 300%?
Kondisi kita tidak berdasarkan dari pemerintah, itu kalo kita mau sadari. Tapi berdasarkan rakyatnya sendiri. Ada yang bilang, Negara berdiri kalo ada rakyatnya, Pemerintahan hanyalah aparatur untuk membuat Negara, dimana yang berada di dalamnya adalah rakyat itu sendiri. Jadi jika Negara kita miskin, berarti tandanya rakyat kita miskin. Jadi pada dasarnya mau dinaekkan sebesar apapun atau diturunkan sekecil apapun, jika rakyat tidak bisa belajar dari setiap masalah keuangan pribadi mereka, hal itu pasti terjadi terus menerus.
Tulisan ini Cuma wacana aja, bukan bermaksud mempeributkan pemerintahan yang mau menaekkan atau menurunkan harga. Jika kita benar² melihat dengan mata terbuka, pada dasarnya Negara kita butuh secepatnya keluar dari situasi ini, dimana cara mengatasinya adalah dengan mempunyai rakyat yang berani bertanggung jawab atas setiap masalah keuangan pribadi mereka. Karena mau senaek apapun harga², kita tetap bisa membelinya. Itu kalo kita mau sadari. Tapi kita tidak bisa membantu Negara dengan hal tersebut, tapi dengan membangun ekonomi keluarga kita dan kita membuka sebanyak²nya kesejahteraan untuk rakyat kita, pasti kita berhasil mengatasi setiap masalah keuangan Negara kita.
Mulai dari yang kecil, mulai dari dari hari ini, mulailah dari sekarang. Bertindaklah untuk membangun ekonomi keluarga kita masing². Dan selalu membantu mereka yang butuh membangun ekonomi mereka juga..

Tidak ada komentar:
Posting Komentar